Senin, 15 Oktober 2012

Akibat Perbuatan Maksiat Khutbah Jum’at Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin.




Akibat Perbuatan Maksiat
Khutbah Jum'at Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin


Khutbah pertama

Segala puji bagi Allah yang di tanganNya perbendaharaan langit dan bumi, bagiNyalah kepemilikan dan bagiNyalah segala pujian dan Dia menyaksikan segala sesuatu. Dia memiliki hikmah dalam segala keputusannya baik dalam syari'atNya maupun dalam taqdir yang ditetapkanNya. Dia melakukan apa saja yang dikehendakiNya dan menghukum dengan yang Dia inginkan. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, tidak ada syarikat bagiNya, Dzat yang Maha melindungi dan Maha terpuji. Dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hambaNya dan utusanNya, penutup para nabi dan merupakan pimpinan para nabi dan merupakan hamba yang paling mulia. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Nabi dan kepada keluarganya dan para sahabatnya serta para pengikutnya yang setia dengan baik hingga hari kiamat.
Kemudian dari pada itu,

Sesungguhnya Allah telah berfirman seraya menjelaskan kesempurnaan kekuasaanNya  dan kesempurnaan hikmahNya  dan bahwasanya segala perkara adalah di bawah kekuasaan-Nya dan Dialah yang mengatur bagi hamba-hamba-Nya apa yang  dikehendakiNya- berupa keamanan dan ketenangan, ketakutan, kemakmuran, kesulitan, kemudahan, kesempitan, sedikit, banyak….dan seterusnya, Allah berfirman

(يَسْأَلُهُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ (الرحمن:29

Semua yang ada di langit dan di bumi selalu minta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. (QS. 55:29)

Allah memutuskan perkara-perkara yang berlaku pada makhluknya, hukum-hukum-Nya berlaku pada hamba-hambaNya terkadang seseuai dengan kebijaksanaan-Nya dan karunianya, dan terkadang sesuai dengan kebijaksanaan-Nya dan keadilan-Nya, Dan Tuhanmu tidak akan berbuat dzalim kepada siapapun

(وَمَا ظَلَمْنَاهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا هُمُ الظَّالِمِينَ) (الزخرف:76)

Dan tidaklah Kami menganiaya mereka tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (QS. 43:76)

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Kita beriman kepada Allah dan taqdirNya. Beriman kepada taqdir Allah merupakan salah satu rukun iman. Kita beriman bahwasanya apa saja yang kita rasakan berupa kebaikan dan kelapangan semua itu merupakan nikmat Allah yang Allah karuniakan kepada kita yang mewajibkan kita untuk bersyukur kepada Dzat sumber karunia dan pemilik karunia tersebut dengan taat kepadaNya, yaitu dengan menjauhi laranganNya dan menjalankan perintahNya. Karena jika kita taat kepada Allah maka kita telah bersyukur atas karunia Allah dan jika demikian maka kita berhak untuk meraih apa yang dijanjikan Allah kepada kita, yaitu karunia Allah kepada kita dengan memberi tambahan kenikmatan. Allah berfirman

(وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ) (النحل:53)

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), (QS. 16:53)

(وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ) (ابراهيم:7)

"Dan (ingatlah juga), takala Rabbmu mema'lumkan:"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. 14:7)

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Kita di Negara Saudi Arabia ini, alhamdulillah kita berada di atas kehidupan yang aman, nyaman dan tentram, namun ingatlah bahwa keamanan dan ketentraman ini tidak akan berkesinambungan selamanya kecuali dengan ketaatan kepada Allah…tidak akan berkesinambungan selamanya hingga kita taat kepada Allah…hingga kita menyeru manusia kepada kebaikan dan mencegah mereka dari melakukan perkara-perkara kemungkaran…hingga kita menolong mereka para penegak amar ma'ruf nahi mungkar di tengah umat Islam karena merekalah yang mencegah umat ditimpa dengan sebab-sebab hukuman dan adzab, oleh karena itu wajib bagi kita untuk menolong mereka. Wajib bagi kita agar masuk dalam barisan mereka.

Jika mereka bersalah maka wajib bagi kita untuk mengetahui kesalahan mereka dan hendaknya kita mengingatkan mereka dari kesalahan tersebut dan membimbing mereka kepada petunjuk yang benar, bukan malah kita menjadikan kesalahan-kesalahan mereka alasan untuk menjatuhkan dan menjauhkan mereka dari tugas yang mulia ini, ini adalah metode yang tidak baik.

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…

Sesungguhnya musibah-musibah yang menimpa kaum muslimin berupa penderitaan, kesulitan dan kesempitan baik pada harta maupun keamanan, baik yang menyangkut pribadi ataupun sosial, sesungguhnya disebabkan oleh maksiat-maksiat yang mereka lakukan dan sikap mereka yang meninggalkan perintah-perintah Allah serta meninggalkan penegakkan syari'at Allah, bahkan mereka mencari-cari hukum di antara masyarakat dengan hukum selain dari syari'at Allah Yang telah menciptakan seluruh makhluk dan Yang paling sayang terhadap mereka daripada kasih sayang ibu-ibu dan bapak-bapak mereka dan Yang paling mengetahui kemaslahatan dan kebaikan bagi mereka daripada diri mereka sendiri

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…

Seungguhnya saya mengulangi kalimat saya ini karena urgensinya dan karena banyak orang yang berpaling darinya. Sesungguhnya saya katakan bahwa musibah dan malapetaka yang menimpa kaum muslimin berupa penderitaan, kesulitan dan kesempitan baik pada harta maupun keamanan, baik yang menyangkut pribadi ataupun sosial, sesungguhnya disebabkan oleh maksiat-maksiat yang mereka lakukan dan sikap mereka yang meninggalkan perintah-perintah Allah serta meninggalkan penegakkan syari'at Allah, bahkan mereka mencari-cari hukum di antara masyarakat dengan hukum selain dari syari'at Allah Yang telah menciptakan seluruh makhluk dan Yang paling sayang terhadap mereka daripada kasih saying ibu-ibu dan bapak-bapak mereka dan Yang paling mengetahui kemaslahatan dan kabaikan bagi mereka daripada diri mereka sendiri

Allah berfirman

(وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ) (الشورى:30)

"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)". (QS. 42:30)

(مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولاً وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيداً) (النساء:79)

Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. (QS. 4:79)

Kebaikan apa saja yang kita rasakan baik berupa kenikmatan ataupun keamanan sesungguhnya Allah-lah yang telah mengaruniakannya kepada kita permulaan dan di penghujung. Dialah yang telah memberikan kita karunia kepada kita (berupa kemudahan untuk bisa beribadah kepadaNya-pen) maka kitapun bisa melakukan hal-hal yang menyebabkan datangnya kebaikan-kebaikan. Dialah yang telah menyempurnakan kenikmatan bagi kita.

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Sesungguhnya kebanyakan orang-orang sekarang menyandarkan musibah-musibah yang mereka alami, apakah musibah yang menyangkut harta dan perekonomian atau yang menyangkut keamanan dan politik, mereka menyandarkan musibah-musibah ini hanya kepada sebab-sebab alami, materi, atau kepada sebab pergolakan politik, atau sebab perekonomian, atau kepada sebab perselisihan tentang daerah perbatasan antara dua Negara.

Tidak diragukan lagi hal ini disebabkan kurangnya pemahaman mereka dan lemahnya iman mereka dan kelalaian mereka dari mentadabburi Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah.

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Sesungguhnya dibalik semua sebab-sebab material, alami  tersebut adalah sebab syar'i, yang merupakan sebab timbulnya seluruh musibah dan malapetaka, yang lebih kuat, lebih besar, dan lebih berpengaruh daripada sebab-sebab materi di atas. Namun terkadang sebab-sebab materi merupakan sarana timbulnya musibah dan bencana sesuai dengan konsekwensi dari sebab-sebab syar'iyah berupa bencana dan hukuman. Allah berfirman;

(ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ) (الروم:41)

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (QS. 30:41)

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…, wahai ummat Nabi Muhammad…
Bersyukurlah atas kenikmatan-kenikmatan yang Allah karuniakan kepada kalian, yang kalian telah rasakan dan bersenang-senang dengan kenikmatan-kenikmatan tersebut. Kalian wahai umat pengikut nabi Muhammad adalah umat yang paling baik daripada umat-umat nabi yang lain, kalian telah dimuliakan oleh Allah. Sesungguhnya Allah tidaklah menjadikan hukuman kepada ummat ini akibat kemaksiatan-kemaksiatan yang dilakukan oleh mereka dan dosa-dosa mereka sebagaimana hukuman yang telah Allah timpakan kepada umat-umat terdahulu. Allah tidak menimpakan kebinasaan yang menyeluruh yang menghancurkan seluruh umat sekaligus sebagaimana yang telah Allah timpakan kepada kaum 'Aad tatkala mereka dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kamu 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).[2] Allah tidak menimpakan hukuman kepada umat ini sebagaimana hukuman yang Allah timpakan kepada kaum Tsamud, yang ditimpa suara yang sangat keras dan mengguntur dan gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan ditempat tinggal mereka[3], tidak juga sebagaimana hukuman yang Allah timpakan kepada kaum Nabi Luth yang Allah kirimkan kepada mereka hujan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi batu dari langit dan Allah menjadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (dibalik).[4]

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Sesungguhnya Allah dengan kebijaksanaan-Nya dan rahmat-Nya kepada ummat ini, Allah menjadikan hukuman kepada mereka akibat dosa-dosa dan kemaksiatan yang dikerjakan mereka berupa penguasaan sebagian mereka terhadap yang lain sesama kaum muslimin. Allah berfirman:

(قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلَى أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَاباً مِنْ فَوْقِكُمْ أَوْ مِنْ تَحْتِ أَرْجُلِكُمْ أَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعاً وَيُذِيقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍ انْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْآياتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُونَ وَكَذَّبَ بِهِ قَوْمُكَ وَهُوَ الْحَقُّ قُلْ لَسْتُ عَلَيْكُمْ بِوَكِيلٍ لِكُلِّ نَبَأٍ مُسْتَقَرٌّ وَسَوْفَ تَعْلَمُونَ) (الأنعام:67)

"Katakanlah:"Dia yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian) kamu kepada keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami(nya). Dan kaummu mendustakannya (azab) padahal azab itu benar adanya. Katakanlah:"Aku ini bukan orang yang diserahi mengurus urusanmu". Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui." (QS. 6:65-67)

Ibnu Katsir menyabutkan dalam buku tafsir beliau hadits-hadits yang banyak yang berkaitan dengan ayat yang pertama. Diantaranya adalah hadits yang dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhori dari Jabir bin Abdillah –semoga Allah meridhoinya-, beliau berkata, "Tatkala turun firman Allah"Katakanlah:"Dia yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu", Nabi berkata, أَعُوْذُ بِوَجْهِكَ "Aku berlindung dengan wajah-Mu ya Allah darinya adzab ini" "atau dari bawah kaki kalian", Nabi berkata, Nabi berkata, أَعُوْذُ بِوَجْهِكَ "Aku berlindung dengan wajah-Mu ya Allah darinya adzab ini" atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian) kamu kepada keganasan sebagian yang lain", Nabi berkata هَذِه أَهْوَنُ أَوْ أَيْسَر "Yang ini lebih ringan atau lebih mudah".

Dan hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim dari Sa'ad bin Abi Waqqos, beliau berkata,

أَقْبَلْنَا مَعَ رَسُوْلِ الله حَتَّى مَرَرْنَا عَلَى مَسْجِدِ بَنِي مُعَاوِيَة فَدَخَلَ رَسُوْلُ الله فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ فَصَلَّيْنَا مَعَهُ فَنَجَى رَبَّهُ طَوِيْلاً ثُمَّ قَالَ: "سَأَلْتُ رَبِّي ثَلاَثًا سَأَلْتُهُ أَلاَّ يُهْلِكَ أُمَّتِي بِالْغَرْقِ  فَأَعْطَانِيْهَا وَسَأَلْتُهُ أَلاَّ يُهْلِكَ أُمَّتِي بِالسَّنَةِ بِالْغَرْقِ  فَأَعْطَانِيْهَا وَسَأَلْتُهُ أَلاَّ يَجْعَلَ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ فَمَنَعَنِيْهَا

"Kami pergi bersama Rasulullah hingga kami melewati sebuah mesjid bani Mu'awiyah maka Rasulullahpun masuk dalam mesjid tersebut kemudian beliau sholat dua rakaat, maka kamipun sholat bersama beliau. Beliaupun lama bermunajat kepada Allah, setelah itu beliau berkata (kepada kami), "Aku meminta kepada Robku tiga perkara. Aku meminta kepadaNya agar Dia tidak membinasakan umatku dengan menenggelamkan mereka maka Dia mengabulkan permintaanku. Dan aku meminta kepadaNya agar Dia tidak membinasakan umatku dengan musim kemarau yang berkepanjangan (yaitu sebagaimana yang menimpa kaum Fir'aun) maka Dia mengabulkan permintaanku. Dan aku meminta kepadaNya agar tidak menjadikan mereka saling betentangan (berperang satu dengan yang lainnya) maka Dia tidak mengabulkan permintaanku"

Dan dari Khobab bin Al-Arth, beliau berkata,

وَافَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ فِيْ لَيْلَةٍ صَلاَّهَا كُلَّهَا حَتَّى كَانَ مَعَ الْفَجْرِ فَسَلَّمَ رَسُوْلُ اللهِ مِنْ صَلاَتِهِ فَقُلْتُ "يَا رَسُوْلَ اللهِ لَقَدْ صَلَّيْتَ اللَّيْلَةَ صَلاَةً مَا رَأَيْتُكَ صَلَّيْتَ مِثْلَهَا"، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ:"أَجَل، إِنَّهَا صَلاَةُ رَغَبٍ وَرَهَبٍ سَأَلْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فِيْهَا ثَلاَثَ خِصَالٍ فَأَعْطَانِيْ اثْنَتَيْنِ وَمَنَعَنِي وَاحِدَةً. سَأَلْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَلاَّ يُهْلِكَنَا بِمَا أَهْلَكَ بِهِ الأُمَمَ قَبْلَنَا. سَأَلْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَلاَّ يُظْهِرَ عَلَيْنَا عَدُوًّا مِنْ غَيْرِنَا فَأَعْطَانِيْهَا. سَأَلْتُ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَلاَّ شِيَعًا وَيُذِيْقَ بَعْضَنَا بَأْسَ بَعْضٍ فَمَنَعَنِيْهَا"

"Aku mendapati Rasulullah pada suatu malam dimana Rasulullah sholat semalam penuh hingga menjelang terbit fajar, Rasulullahpun salam (selesai) dari sholat malamnya. Akupun berkata, "Ya Rasulullah malam ini engkau sholat yang tidak pernah sebelumnya aku melihat engkau sholat seperti ini". Rasulullah berkata, "Benar, ini adalah sholat yang berisi harapan dan ketakutan. Aku telah meminta Robbku dalam sholatku tiga perkara, lalu Dia mengabulkan dua permintaanku dan tidak mengabulkan yang satu. Aku meminta kepada Robbku agar Ia tidak membinasakan kita sebagaimana Dia telah membinasakan umat-umat sebelum kita maka Allah-pun mengabulkannya. Dan aku meminta kepada Robbku agar tidak menjadikan musuh dari selain golongan kita (selain dari kaum muslimin) menguasai kita maka Diapun mengabulkannya. Dan aku memohon kepada Robku agar tidak Dia menjadikan kita dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu kepada keganasan sebagian yang lain maka Dia tidak mengabulkannya. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, An-Nasai, dan At-Thirmidzi

Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin…
Sesungguhnya kalian beriman dan mempercayai kebenaran ayat-ayat ini dan kalian beriman dan membenarkan hadits-hadits yang sohih (benar datangnya) dari Rasulullah namun kenapakah kalian tidak merenungkannya…??, kenapa kalian tidak merenungkan kandungannya….??, kenapa kalian tidak menyandarkan musibah dan malapetaka yang menimpa kalian kepada kekurangan dan kelemahan agama kalian hingga kalian kembali kepada Robb kalian dan kalianpun menyelamatkan jiwa kalian dari sebab-sebab kebinasaan dan kehancuran??

Bertakwalah kepada Allah, takutlah kepada Allah wahai hamba-hamba Allah, lihatlah kepada kondisi kalian, bertaubatlah kepada Allah dan luruskanlah jalan kalian menuju kepadaNya. Ketahuilah bahwasanya seluruh musibah yang menimpa kalian wahai umat Muhammad dan seluruh fitnah dan bencana yang kalian alami sesungguhnya berasal dari diri kalian sendiri, berasal karena sebab dosa-dosa kalian. Maka hendaklah kalian bertaubat dari setiap dosa yang kalian lakukan, kembalilah kepada jalan Allah dan berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah, ujian, dan bencana. Bencana dunia yang menyangkut jiwa berupa pembunuhan dan luka serta terpecah-pecahnya kalian, atau berupa bencana yang mengenai harta benda seperti kurangnya harta dan porak-prandanya harta benda. Demikian juga bencana yang berkaitan dengan agama yang menimpa hati berupa syubhat-syubhat dan syahwat (hawa nafsu) yang telah merintangi umat ini dari agama Allah dan  menjauhkan umat dari jalan salaf mereka sehingga menjerumuskan umat ini kedalam jurang api neraka. Sesungguhnya fitnah (bencana) yang menimpa hati lebih besar dan lebih bahaya dan lebih buruk akibatnya daripada bencana yang berkaitan dengan dunia yang jika terjadi maka akibatnya hanyalah kerugian materi dunia….dan dunia bagaimanapun juga akan musnah cepat atau lambat. Adapun cobaan yang menimpa agama maka akibatnya adalah kerugian di dunia dan akhirat. Allah berfirman

"Katakanlah:"Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat".Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata". (QS. 39:15)

Ya Allah kami memohon kepadaMu dan kami sedang menunggu pelaksanaan kewajiban kami (yaitu sholat jum'at) agar Engkau menjadikan kami termasuk orang-orang yang bisa mengambil pelajaran dari ayat-ayat Engkau dan termasuk orang-orang yang sadar dan mengambil ibroh tatkala turun hukuman-Mu (berupa bencana dan musibah).

Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yang beriman dengan keimanan yang sebenar-benarnya yang mereka menyandarkan musibah yang melanda mereka kepada sebab yang hakiki yaitu sebab syar'i yang telah Engkau jelaskan dalam Kitab-Mu dan melalui lisan Rasul-Mu Muhammad.

Ya Allah karuniakanlah bagi umat ini dan bagi para pemimpin-pemimpin mereka agar kembali taubat kepada Engkau dengan taubat yang sebenar-benarnya baik lahir maupun batin, baik dalam perkataan maupun perbuatan hingga kembali umat ini menjadi baik, karna kebaikan para pemimpin merupakan kebaikan bagi umat yaitu kebaikan mereka merupakan sebab kebaikan bagi umat.

Ya Allah kami memohon kepadaMu agar Engkau meluruskan pemerintah dan para penguasa kaum muslimin dan menganugerahkan kepada mereka kesadaran dengan apa yang telah menimpa ummat serta memberikan taufik dan petunjuk kepada mereka menuju kepada apa yang Engkau cintai dan ridhai.

Ya Allah kami memohon kepadaMu agar Engkau menjauhkan mereka dari penasehat-penasehat yang buruk, sesungguh Engkau Maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah anugrahkan kepada mereka penasehat-penasehat yang terbaik yang menunjukkan kepada mereka jalan kebaikan serta mendorong dan menganjurkan mereka untuk melekukannya.

Ya Allah siapa saja yang tidak menasehati mereka dan tidak berbuat baik terhadap rakyat mereka maka jauhkanlah ia dari para penguasa dan gantikanlah bagi mereka penasehat yang lebih baik. Wahai penguasa alam semesta, wahai Dzat Yang memiliki kemuliaan dan keagungan.

Khutbah yang kedua

Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak dan baik yang penuh barokah sebagaimana yang dicintai Rob kami dan diridhaiNya. Saya bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah saja, tidak ada syarikat bagiNya. Hanya baginyalah segala pujian di dunia dan di akhirat.

Kemudian daripada itu,

Wahai hamba-hamba Allah bertakwalah dan takutlah kalian kepada Allah, waspadalah kalian dari sikap melalaikan syari'at Allah….hati-hatilah kalian dari sikap lalai terhadap ayat-ayat Allah….hati-hatilah kalian dari sikap lalai dari mentadabburi kitabullah (Al-Qur'an)…hati-hatilah kalian terhadap sikap lalai dari mengenal sunnah-sunnah Rasuluullah. Sesungguhnya pada Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Nabi terdapat sumber kebahagiaan kalian di dunia dan di akhirat jika kalian memegang teguh kepada sunnah-sunnah Nabi dengan membenarkan segala berita dari Rasulullah dan melaksanakan perintah-perintah Rasulullah.

Wahai hamba-hamba Allah…

Sebagian orang ragu dan meragukan orang lain tentang perkara bahwa maksiat-maksiat merupakan sebab timbulnya musibah dan bencana, hal ini dikarenakan kelemahan iman mereka dan kurangnya mereka merenungkan kandungan isi Al-Qur'an. Saya akan bacakan kepada mereka dan yang sejenis mereka firman Allah

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتاً وَهُمْ نَائِمُونَ َأوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحىً وَهُمْ يَلْعَبُونَ أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ (لأعراف:99-96

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?

Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga) Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. (QS.Al A'raaf 96-99)

Sebagian salaf mengatakan, "Jika engkau melihat Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang sedangkan engkau melihat orang ini terus melakukan kemaksiatan maka ketahuilah bahwa ini adalah tipuan Allah kepadanya, dan orang tersebut masuk dalam kategori firman Allah

(سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لا يَعْلَمُونَ وَأُمْلِي لَهُمْ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ) (القلم:44)

Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh. (QS. 68:44)

Wahai kaum muslimin…, wahai hamba-hamba Allah…

Demi Allah sesungguhnya kemaksiatan sangat mempengaruhi keamanan Negara, sangat berpengaruh terhadap ketentaraman bangsa dan perekonomiannya, serta mempengaruhi hati-hati rakyat.

Sesungguhnya kemaksiatan-kemaksiatan benar-benar menyebabkan tercerai-berainya kaum muslimin antara satu dengan yang lain…

Sesungguhnya kemaksiatan-kemaksiatan menyebabkan seorang muslim memandang saudaranya sesama  muslim seakan-akan saudaranya tersebut berada di atas agama yang lain selain agama Islam.

Namun jika kita benar-benar membenahi dan meluruskan diri kita masing-masing demikian juga membenahi keluarga kita, tetangga kita, penduduk bangsa yang mampu kita benahi diantara mereka, kemudian kita saling seru-menyeru kepada kebaikan dan saling mencegah dari melakukan kemungkaran, kita membantu dan memperkuat siapa saja yang menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar dengan bijaksana dan nasehat yang baik, maka dengan demikian barulah timbul persatuan dan keselarasan. Allah berfirman

(وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ) (آل عمران:105)

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (QS. 3:105)

Saya mengajak diri saya sendiri dan kalian wahai saudara-saudaraku untuk bersatu di jalan Allah dan saling bergandengan tangan dalam menegakkan syari'at Allah, saling menasehati satu dengan yang lainnya diantara kita, berdialog dengan siapa saja yang memang butuh untuk diajak dialog namun dengan metode yang terbaik dan dengan hujjah (argumentasi) dari Al-Qur'an dan As-Sunnah serta dengan argumentasi akal, tidak membiarkan para pelaku kebatilan tetap dalam kebatilan mereka karena mereka berhak untuk kita jelaskan kepada mereka kebenaran yang hakiki kemudian kita memotivasi mereka untuk melaksanakannya serta kita jelaskan juga kepada mereka kebatilan mereka dan kita memperingatkan mereka dari kebatilan tersebut.

Adapun kita adalah umat yang tercerai berai, tidak menengok antara satu kepada yang lain, tidak memperhatikan antara satu dengan yang lainnya….maka seseungguhnya barangsiapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka sesungguhnya ia bukan termasuk mereka.

Wahai kaum muslimin….
Sungguh saya ulang sekali lagi, saya katakan sesungguhnya wajib bagi kita –yang alhamdulillah adalah orang-orang muslim yang beriman kepada Allah- , wajib bagi kita untuk melihat musibah-musibah dan bencana dengan kacamata syari'at yang seiring Al-Qur'an dan As-Sunnah. Karena sesungguhnya kita kalau kita melihat bencana dan musibah dengan kacamata materi maka selain kita yaitu orang-orang kafir mereka lebih kuat dari kita jika ditinjau dari kekuatan materi, mereka lebih besar. Dengan kekuatan materi tersebutlah mereka menguasai kita dan memperbudak kita. Namun jika memandang dengan kacamata syari'at dari sudut pandang Al-Qur'an dan Sunnah Nabi maka kita akan meninggalkan sebab yang menimbulkan segala bencana dan musibah ini (yaitu kemaksiatan dan dosa). Dan jika kita kembali keapada Allah, bertaubat kepadaNya dan kita menolong agama Allah maka sesungguhnya Allah telah berkata dalam Al-Qur'an dan Dialah yang paling benar perkataannya dan yang paling mampu;

وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ

(Demi Allah) seungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (yaitu)orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan. (QS. Al Hajj 40-41)

Allah tidak berkata, "Orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi maka mereka mendirikan tempat-tempat dilaksanakannya kefasikan dan hal-hal yang melalaikan dan sia-sia", tetapi Allah berfirman "(yaitu)orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan."

Amatilah wahai saudaraku sesama muslim…bagaimana Allah berfirman

وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ "(Demi Allah) seungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". Allah menta'kid (yaitu memperkuat dan menekankan makna) pertolongan dalam ayat ini dengan penguat tekstual yaitu sumpah yang dita'dirkan, huruf  lam yang menunjukan akan penekanan dan huruf nun untuk penekanan. Dan Allah juga menekankan kebenaran pertolongan Allah juga dengan penguat-penguat secara maknawi, yaitu firman Allah إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ "Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa". Maka dengan kekuatan-Nya dan keperkasaan-Nya Allah menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Perhatikanlah bagaimana Allah menutup dua ayat di atas dengan firmanNya وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ الْأُمُورِ "dan kepada Allah-lah kembali segala urusan ". Sesungguhnya manusia terkadang berfikir dengan cara fakir yang keliru dengan berkata "Bagaimana kita bisa menang menghadapi kaum kafir, padahal mereka lebih kuat dari kita dan lebih sombong?", maka Allah menjelasakan bahwasanya seluruh perkara adalah hak prerogative-Nya semata, tidak ada yang turut campur, dan bahwasanya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. Kita semua mengetahui akibat yang ditimbulkan gempa bumi dahsyat yang gempa tersebut terjadi hanya dengan perkataan Allah كُنْ فَيَكُوْنُ "Jadilah! maka terjadilah". Kemudian timbullah kerusakan dan porak-pranda yang sangat besar yang merata, yang semua itu terjadi hanya dalam waktu sekejap yang tidak bisa dilakukan oleh kekuatan kaum kafir manapun.

Demi Allah, kalau kita benar-benar menolong agama Allah maka kita akan selalu menang dan mengalahkan musuh-musuh kita di dunia ini. Namun sungguh sangat disayangkan sesungguhnya banyak diantara kita yang menjadi antek-antek dan pembantu-pembantu musuh-musuh Allah dan musuh-musuh Rasulullah (baik sadar maupun tidak disadari, secara langsung maupun tidak-pen). Mereka memperhatikan apa yang dilakukan oleh kaum kafir tersebut dari perkara-perkara yang menyelisihi dan menentang Allah dan RasulNya lalu merekapun mengikuti perlakuan orang-orang kafir tersebut. Bahkan terkadang mereka pergi ke negeri-negeri kaum kafir  lalu mereka membawa buah hati mereka yaitu putra putri mereka dan keluarga mereka ke negeri-negeri kaum kafir tersebut yang tidak terdengar di situ kecuali gaung dan gema lonceng-lonceng gereja…tidak terdengar di situ kumandang adzan…tidak terdengar di situ dzikir kepada Allah…dan tidak nampak di situ kecuali tempat-tempat dilakukannya hal-hal yang sia-sia dan melalaikan…

Maka kita mohon kepada Allah agar mengembalikan orang yang sesat dari umat ini kepada jalan yang benar, agar menjadikan kita saling bergandengan tangan dalam melaksanakan kebenaran, saling tolong-menolong dalam mengerjakan kebajikan dan ketakwaan hingga kita mengembalikan apa-apa yang telah sirna berupa kemuliaan dan ketinggiannya, sesungguhnya Allah yang Menguasai hal itu dan Maha mampu mewujudkannya.

Ya Allah terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui

Ya Allah terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui

Ya Allah terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui

Ya Allah berilah rahmat kepada Nabi dan kepada keluarganya sebagaimana Engkau telah memberikan rahmat-Mu kepada nabi Ibrahim dan kepada keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha terpuji dan Maha agung. Ya Allah berilah barokah kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarganya sebagaimana Engkau memberikan barokah kepada Nabi Ibrahim dan kepada keluarganya sesungguhnya Engkau Maha terpuji dan Maha agung.

Penerjemah: Abu 'Abdilmuhsin Firanda Andirja, Lc

Artikel www.muslim.or.id

[1] Diterjemahkan dari khutbah jum'at yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin pada tanggal 12 Muharram 1411 Hijriah.

[2] lihat QS. 69:6-7

[3] lihat QS 54:31 dan QS 7: 78

[4] lihat QS 11: 82

Dari artikel Akibat Perbuatan Maksiat — Muslim.Or.Id 


source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

Free Download Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia

Free Download Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia Gtatis - Video Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia Terlengkap Gratis. Baca Komik Naruto 605 Subtitle Bahasa Indonesia Gratis.  informasi terbaru tentang Free Download Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia.
Free Download Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia
Langsung saja dan inilah Link Download Komik Naruto Chapter 605 Bahasa Indonesia Dibawah ini


Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia ini kelanjutan dari chapter sebelumnya bahkan di chapter ini ceritanya lebih seru lagi loo.

Demikianlah informasi mengenai Free Download Komik Naruto 605 Bahasa Indonesia.

source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

2011 Mazda 3 Owners Manual

2011 Mazda 3 Owners Manual - 2011 Mazda3 designed its popularity around being fun to generate, and it looks the aspect, with fit, elaborate design in either automobile or hatchback designs. Last year the Mazda3 was absolutely remodeled, with a new five-point grill that is the new "global face" of Mazda. It is a stunning, elegant look with some sportscar pitching wedge to its knowledge and a "happy" experience before side (look at the nasal area and front side lights and perhaps you'll see its grin, ). Within, the chair is innovative and splendid, with enhanced forms and extensive parts of dark-colored and ripped plastic.

Welcome to Owners Manual site,, May be you will pleasant in this net site, because they offer what would you like? In now, they offer you manual file guide pdf of 2011 Mazda 3 Owners Manual. How historically, they tell you about 2012 Mazda three Review. Well, they think that before you download manual file guide pdf of this automobile, they offer you the review of this automobile also. So, they recommend you to know this first, who knows this review is very useful to you.

2011 Mazda 3 Owners Manual

The entry-level 2011 Mazda3 'i' is outfitted with a 148-horsepower, two.0-liter four-cylinder engine mated to either a five-speed guide or automated gearbox. The sportier 's' designs come with the two.5-liter four-cylinder engine from the Mazda6 that pushes out 167 energy. The bigger engine gets a six-speed stick shift as conventional and the same optionally available five-speed automated as the platform automobile. The platform engine does a qualified job of generating commute-worthy energy, and with the five-speed automated, it is instant for isle changes and freeway moves. It does usually growth and whir over you might like, though. The two.5-liter is a way more satisfied probability for enthusiasts; it choices up perfectly in most equipment and seems more enhanced.

Download here 2011 Mazda 3 Owners Manual

source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

Kata Kata Bijak Mario Teguh Terbaru

Kata Kata Bijak Mario Teguh - Kata Kata Mutiara Mario Teguh TerbaruKata Kata Motivasi Mario Teguh Terbaru - Mario Teguh, public figure yang sudah tak terbantahkan lagi keabsahannya dalam meracik kata kata mutiara bijak nan inspiratif. Ia juga seorang motivator, sebagai pendorong untuk membangkitkan semangat orang banyak. Tak hayal, kata-kata mutiara bijak Mario Teguh sangat ditunggu-tunggu oleh khalayak ramai. Kata-katanya begitu berbobot, penuh makna dan arti dalam kehidupan.

Disamping sebagai motivator, jiwa dan hatinya juga selalu diselimuti dengan cinta dan kasih sayang. Menebar kata-kata cinta untuk menjadikan orang-orang disekelilingnya agar mengetahui betapa cinta dan kasih sayang merupakan kunci utama untuk menjalani hidup agar lebih bermakna.

Untaian kata-kata mutiara bijak Mario Teguh tak jarang menjadi acuan sebagaian orang yang butuh motivasi. Yang demikian itulah menjadi latar belakang media berita tergugah untuk menghadirkan kumpulan kata-kata mutiara bijak Mario Teguh terbaru yang diambil dari beberapa sumber dan tentunya berasal dari sang motivator Mario Teguh sendiri dari beberapa akun social media-nya.

Berikut beberapa penggalan kata-kata mutiara bijak Mario Teguh terbaru yang berhasil kami peroleh.

Kata-kata Mutiara Bijak Motivasi Mario Teguh Terbaru dan Inspiratif


Kata-Kata Bijak Mario Teguh Terbaru

Jika menjadi lebih baik masih mungkin, mengapa menyerah? Penampilan Anda saat menang bisa mengindikasikan kematangan Anda, tetapi penampilan Anda saat kalah
menentukan penilaian tentang kebesaran pribadi Anda

Jangan malas.
Tujuan dari rasa malasmu adalah menggagalkanmu. Setiap rasa malasmu menyembunyikan satu kebaikan yang kau rindukan. Maka, setiap kali engkau merasa malas, bertindaklah. Bertindak dalam rasa malas adalah tanda pribadi yang tegas hatinya, gagah sikapnya, dan baik rezekinya. Mengapa?

Oh ...
dia membuatmu jatuh cinta dan setelah leleh hatimu dalam harapan indah bersamanya, dengan santai dia mengabaikanmu bak boneka perca yang usang dan lusuh.

... Memang tak terperikan pedihnya pengabaian oleh orang yang kau cintai, tapi bukankah ini sebuah berkah
bahwa dibukakan keasliannya yang keji sekarang, dan tidak nanti saat engkau tak mungkin selamat dari pengkhianatannya?

Sesungguhnya engkau sedang disendirikan agar engkau meluhurkan pekertimu bagi cinta yang baru. Jika engkau tumbuh, sesuatu yang mnyedihkanmu tahun lalu, tak berpengaruh hari ini, dan yang dulu membuatmu marah, kini membuatmu tertawa.

Hadiah terbaik yang bisa Anda terima dari sebuah kesalahan adalah terperbaikinya kualitas yang membuat Anda melakukan kesalahan.

Bukan menyesali kesalahan yang menjadikan kita bangikit dan berhasil, tapi menghilangkan sifat yang menjadikan kita mudah salah, dan memperkuat yang menjadikan kita lebih tepat.

Hanya dia yang menyerah, yang kalah.
Tidak ada kesulitan yang lebih kuat daripada kegigihan. Anda akan menang, asal hati Anda cukup sabar untuk menjadi wadah bagi kegigihan itu.

Ada banyak cara untuk menjadi tidak berbahagia, tapi semuanya bersumber dari hati yang belum mengerti. Jika engkau ingin berbahagia, kuatkanlah dirimu dengan pelajaran dari masa lalumu, agar luka itu tak terasa lagi.

Bebaskanlah hati dan pikiranmu. Hidupmu lebih penting daripada mengurusi orang tidak baik.

Jika memedihkan, pasti itu bukan cinta. Cinta adalah kekuatan yang membangun, sehingga jika ada rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri, itu adalah rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah. Sehingga jika kepedihan itu bukan untuk menjadikan kebersamaan Anda lebih bernilai, pasti itu bukan cinta.

Kasih sayang tidak pernah menyiksa. Tetapi cara-cara yang ...salah dalam mengasihi, adalah sumber dari penyiksaan terbesar dalam keluarga.

Keberhasilan adalah akibat.
Anda harus menjadi sebab bagi yang Anda cita-citakan. Memang tidak mudah, tapi sangat mungkin.

Apakah diri Anda PELARANG ATAU PENYEMANGAT bagi kebaikan hidup Anda sendiri?
Kesadaran di bawah kesadaran Anda, mempercayai yang Anda katakan di dalam kesedihan, dalam kekecewaan, dan dalam kemarahan.

Dan kalimat-kalimat seperti itu biasanya sangat tidak baik. Kesadaran yang tidak Anda sadari itu akan menggunakan kalimat-kalimat negatif Anda untuk melarang Anda mencoba yang beresiko - walau p...un resikonya kecil dan hadiahnya besar, menjauhkan Anda dari pergaulan yang kuat - karena dia merasa Anda tidak cukup baik, dan menghindari pekerjaan - karena dia meyakini apa pun yang Anda kerjakan - orang lain tidak akan menghargai Anda.

Berhati-hatilah dengan yang Anda katakan kepada diri Anda sendiri, karena dia bisa menjadi pelarang yang sangat kuat bagi Anda.

Apakah Anda lebih dilarang atau diijinkan dengan penuh semangat oleh diri Anda sendiri?

Jika orang merasa kecil dan gagal mencari kebahagiaan, itu bukan karena ia tidak menemukannya, tetapi karena tidak berhenti sejenak untuk menikmati yang telah ia miliki.


source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

Kumpulan Pribahasa

Kumpulan Pribahasa Atau Ungkapan Pepatah dan Beserta Artinya - Indonesia memang bangsa penuh dengan sastra, dari mulai puisi, pantun, dan segala macamnya hingga untaian kata yang termaktub dalam pribahasa atau lebih dikenal dengan ungkapan pepatah. Setiap daerah sudah pasti memiliki pribahasa menurut bahasa masing-masing, dari mulai pribahasa Bahasa Sunda hingga pribahasa bahasa lainnya. Disini media berita ingin menyajikan Kumpulan Pribahasa Ungkapan Pepatah Beserta Artinya namun bukan pribahasa bahasa Sunda, atau bahasa lainnya melainkan Kumpulan Pribahasa Ungkapan Pepatah Beserta Artinya dalam bentuk bahasa nasional yakni pepatah Indonesia.

Kumpulan Pribahasa Indonesia Lengkap dengan Artinya

Bagai aur dengan tebing
Artinya : Dua Hal yang tak mungkin untuk dipisahkan (selalu berdampingan)

Bagai serbuk dengan api
Artinya : Suatu (keadaan) yang mudah dipertemukan

Bagai bumi dan langit
Artinya : Dua hal sangat jauh berbeda

Bagai ayam termakan rumput
Artinya : Seseorang tersengal-sengal karena nafasnya sesak

Bagai kejatuhan bulan
Artinya : Mendapat rezeki yang tidak disangka-sangka

Bagai batu jatuh ke lubuk
Artinya : Seseorang pergi yang tak mungkin kembali karena jauh perginya

Bagai gadis jolong bersubang
Artinya : Seseorang yang sombong karena baru mendapat kekayaan

Bagai anjing dengan kucing
Artinya : Dua orang yang tak mau rukun

Bagai kucing dibawakan lidi
Artinya : Seseorang yang sangat ketakutan karena sesuatu hal

Bagai lima belas dengan tengah tiga puluh
Artinya : Dua persoalan yang sama benar

Bagai pinang dibelah dua
Artinya : Dua orang yang wajahnya hampir sama

Bagaikan bergantung di ujung rambut
Artinya : Seseorang yang selalu cemat/khawatir/takut

Bagai katak didalam tempurung
Artinya : Seseorang yang sangat picik, pengetahuannya sedikit dan terbatas sekali kepadaiannya

Bagai mencincang air
Artinya : Melakukan sesuatu pekerjaan yang tidak akan membuahkan hasil

Bagai gunting makan di ujung
Artinya : Tidak diduga sebelumnya bahwa akhirnya melakukan pekerjaan yang tidak baik

Bagai telur di ujung tanduk
Artinya : Seseorang dalam keadaan yang sangat membahayakan, sangat menyulitkan atau mengkhawatirkan

Bagai ikan di kayuh hilir
Artinya : Memerintah sesorang sesuai dengan kemampuan orang yang disuruh tersebut

Bagai kambing yang dimandikan
Artinya : Seseorang yang sangat malas mengerjakan suatu hal pekerjaan karena pekerjaan tersebut kurang disenangi

Bagai orang buta kehilangan tongkat
Artinya : Seseorang dalam keadaan kesulitan karena tidak tau langkah apa yang harus diambil

Bagai anjing mengunyah tulang
Artinya : Seseorang yang selalu marah dengan mulut mengomel/bersungut-sungut

Bagai menghitung bulu kucing
Artinya : Mengerjakan sesuatu pekerjaan yang sangat sulit dan jelas tidak ada manfaatnya.

Bagai kapal kehilangan kemudi
Artinya : Sesuatu perbuatan tanpa tujuan

Bagai siang dan malam
Artinya : Dua hal yang sangat jauh berbeda

Bagai lampu kehabisan minyak
Artinya : Kehidupan seseorang yang makin sengsara, makin bertambah miskin

Bagai harimau menyembunyikan kuku
Artinya : Seseorang yang merendah dengan menyembunyikan kelebihannya

Bagai pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang menginginkan seseuatu sedan hal tersebut tidak mungkin diperoleh

Bagai bungan dadap sungguh merah berbau tak sedap
Artinya : Sesuatu yang tampaknya indah, baik, bagus, menarik tetapi sebenarnya biasa-biasa saja

Bagai bulan purnama
Artinya : Muka rupawan, cantik, bersinar-sinar

Bagai kumbang putus tali
Artinya : Sesuatu yang berjalan lancar tanpa adanya halangan apapun

Bagai durian dengan mentimun
Artinya : Seseorang yang sangat lemah melawan/bermusuhan dengan seseorang yang tampak jelas kekuatannya

Bagai ayam mati di lumbung
Artinya : Seseorang yang sengsara dalam keadaan yang serba kecukupan

Bagai air di atas daun talas
Artinya : Seseorang yang tidak mempunyai pendirian tetap

Bagai mendapat durian runtuh
Artinya : Mendapat rezeki yang sangat menyenangkan tanpa diduga-duga

Bagai ayam bertelur di lumbung padi
Artinya : Seseorang yang sangat bahagia tanpa khawatir kekurangan sesuatu dalam hidupnya

Bagai air dengan minyak
Artinya : Dua orang yang tidak mau bersatu

Bagai anak ayam kehilangan induknya
Artinya : Seseorang yang merasa kebingungan

Ada uang abang disayang, tak ada uang abang melayang
Artinya : Mau enaknya sendiri

Berdiang di abu dingin
Artinya : Meminta pertolongan pada orang yang tak dapat menolong

Kalah jadi abu menang jadi arang
Artinya : Sama-sama mendapat rugi

Ada gula ada semut
Artinya : Dimana banyak kesenangan, disitu pula banyak orang berkumpul

Ada udang di balik batu
Artinya : Ada masuk tersembunyi

Asal ada kecil pun pada
Artinya : Kalau tak ada rezeki banyak, sedikitpun boleh juga

Adat teluk timbunan kapal
Artinya : Kita meminta pada yang punya, kita bertanya pada yang pandai

Adat Muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam
Artinya : Orang uda harus sabar menahan rindu, orang tua harus sabara menghadapi kesukaran

Adat sepanjang jalan, mati dikandung tanah
Artinya : Segala sesuatu haruslah dikerjakanan menurut adat istiadat yang berlaku

Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah
Artinya : Hendaklah kita menurut adat yang baik

Air tenang menghanyutkan
Artinya : Orang pendiam biasanya banyak pengetahuannya

Air beriak tanda tak dalam
Artinya : Orang yang banyak bicara biasanya bodoh

Belum beranak sudah ditimang
Artinya : Menganggap sudah mengusai sesuatu, tapi persyaratannya belum mengcukupi

Ada di pangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan
Artinya : Menyelesaikan urusan orang lain, tapi urusan sendiri terabaikan

Anak baik menantu molek
Artinya : Mendapat keuntungan yang berlipat ganda

Kasihkan anaka tanga-tangankan, kasihkan bini tinggal-tinggalkan
Artinya : Kalau kita sayang pada anak/istri, hendaklah kita meu memarahinya demi memberi pelajaran yang baik


source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!

Kata Kata Cinta

Kata Kata Cinta - Kumpulan Kata Kata Cinta - Kata Kata Mutiara Cinta - Makna cinta yang begitu mendalam tertuang dalam kumpulan kata kata mutiara tentang cinta. Sengaja disuguhkan untuk mengenal arti sejati sebuah cinta yang bijak. Makna cinta sesungguhnya memang sangat luas, oleh sebab itulah kata mutiara cinta berikut mengungkap arti cinta sebenarnya dalam sebuah judul Kumpulan Kata-Kata Mutiara Tentang Cinta.

Kata Kata Cinta

Bagi Anda yang mencari arti cinta sejati untaian kata cinta dibawah ini mungkin bisa berguna, kata cinta yang dilantunkan dalam bentuk Kata Kata Bijak Mario Teguh. Inilah kumpulan kata-kata mutiara tentang cinta yang kami maksudkan

Kumpulan Kata Kata Mutiara Cinta Nan Indah

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyediahkan

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad

Cinta berlalu didepan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi didalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Jangan menangis, Kekasihku.. Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan

Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang karena pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad

Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dekaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu

Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian

Cinta adalah satu-satunya kebebasan didunia karena cinta itu membangkitkan semangat, hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang

Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imajinasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan

Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki, tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya

Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau. Aku tau ini adalah takdir, kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita

Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencoba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik kepahitan yang penuh misteri

Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya

Cinta yang dibasuh oleh air mata akan tetap murni dan indah senantiasa

Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta

Cinta memang buta, namun orang-orang bijak tak akan pernah dibutakan oleh cinta


source list: , , , , , TEMPLATE BY Opa Soparudin © 2012. Just for Sharing!